Senin, 28 Maret 2011

Sasuke dan Itachi

kau Seseorang yang sangat aku benci

Kau…

...Seseorang yang sangat aku dendami

Dan kau…

Seseorang yang telah merusak hidupku

Kau yang membunuh orang tuaku

Kau yang membunuh klanku

Dan kau juga yang telah membunuh batinku

Tak taukah kau bagaimana sakitnya perasaanku

Saat aku melihat keluargaku mati di depanku

Keluarga yang sangat aku sayangi

Keluarga yang menjadi teman hidupku

Dan ternyata… kau… saudara sedarahku

Kau lah penyebab itu semua

Kau yang telah melakukan itu

Rasa sayangku yang sangat padamu selama ini…

Kau rusak dengan perbuatanmu

Kau buat aku benci padamu

Kau buat aku ingin membunuh saudara sedarahku sendiri

Karenamu aku kehilangan sifat ceriaku

Karenamu aku terhasut oleh kebencianku

Karenamu aku terbawa ke kegelapan hatiku

Karenamu aku meninggalkan teman-temanku dan desaku

Demi mencari kekuatan baru untuk membunuhmu

Ketika aku bertemu denganmu lagi

Perasaan dendamku membara

Tetapi kau hanya bisa tersenyum tanpa rasa bersalah

Mengabaikan perasaan sakitku

Apa yang ada di pikiranmu?

Kau sama sekali tak memikirkan betapa hancurnya hidupku karenamu?

Dan sekarang, setelah aku berhasil membunuhmu

Aku baru mengetahui apa yang sebenarnya

Aku menyesal

Dulu…

Ketika aku dan kau selalu bersama

Ketika aku bermimpi buruk

Kau ada di sampingku

Menenangkan hatiku

Ketika aku ingin belajar sesuatu

Kau ada di sampingku

Mengajariku

Ketika aku ketakutan seorang diri

Kau ada di sampingku

Menemaniku

Aku selalu merasa iri padamu

Karena kau lebih hebat dariku

Dan aku selalu ingin melampauimu

Kau selalu berusaha untuk memenuhi keinginanku

Mengajariku berlatih menjadi seorang ninja

Aku rindu ketika kau tak bisa mengajariku ketika aku memintamu

Kau mengetuk keningku dengan kedua jarimu

Dan mengatakan “Maaf Sasuke,lain waktu saja.”

Aku juga rindu ketika aku terjatuh dan menangis

Kau menggendongku dan menghiburku

Aku rindu kehangatan gendongan itu

Kau pernah bilang,

“Kau dan aku adalah saudara yang unik, Sasuke. Aku ada sebagai rintangan terakhir yang harus kau kalahkan.”

Lalu kau tersenyum dan berkata lagi,

“Meski kau datang untuk membenciku karena hal itu, seperti itulah menjadi seorang kakak.”

ternyata kau…

Kau sangat menyayangiku

Kau berbohong padaku

Kau melakukan kejahatan sehingga kau tak akan pernah termaafkan

Lalu meninggalkan Konoha

Dan kau bergabung dengan Akatsuki

Untuk melindungi Konoha dari dalam

Kau tak pernah menghilangkan rasa cintamu pada Konoha ataupun aku

Kau lebih mementingkan keselamatanku

Dan aku masih hidup sampai sekarang

Kau membunuh temanmu, atasanmu, kekasihmu

Bahkan ayah dan ibumu

Tetapi kau tidak membunuhku

Kau menangis dengan air mata darah

Membunuh emosimu

Membantai sanak keluargamu

Tetapi kau tak sanggup untuk membunuhku

Dan sekarang aku mengerti

Bagimu, aku lebih penting dari Konoha

Dari awal sampai kematianmu

Kau mencoba memberiku kekuatan lebih

Kau membiarkanku mengalahkanmu

Membuatku menjadi pahlawan di mata Konoha

Kau yang telah tersiksa karena penyakit

Mencoba segala macam cara agar tetap bertahan hidup

Semua demi aku

Agar kau dapat bertarung denganku

Dan mati di kakiku

Melindungi kedamaian Konoha

Dan melindungiku…

Kau hidup sebagai buronan, pengkhianat dan penjahat

Dan memohon untuk melepas kematian

Kau telah berkorban segalanya untukku

Kau menukar harga dirimu dengan kehinaan

Dan kau mengganti rasa sayangku dengan kebencian

Bahkan meski demikian, kau mati dengan senyuman di wajahmu

Aku teringat ketika kau telah mendekati kematianmu

Kau mendekat padaku

Kau mengetuk keningku lagi

Tersenyum, dan mengatakan “Maaf Sasuke,ini untuk yang terakhirkali.”

Dan kau tersungkur di kakiku

Kau meninggalkan nama Uchiha padaku

Dan berbohong sampai matimu

Kakak…

Maafkan aku

Aku akan membalas ini semua

Membalas semua pengorbananmu

Aku akan menghancurkan Konoha

Konoha yang telah menjadikanmu alat

Sehingga kau tersiksa

Kakak…

Sekali lagi maafkan aku

Aku sangat menyayangimu

Aku merindukanmu, kak…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar